Jumat, 05 Oktober 2012

Belajar Berdamai

punya masa lalu yang menyesakkan?
satu solusi yang bisa dilakukan adalah : berdamai dengan segala hal yang menyesakkan di masa lalumu itu.
hal yang menyesakkan tersebut mudah saja untuk dilupakan atau "tidak diingat", namun menekan hal tersebut sampai ke alam tak sadar kita adalah perkara yang nantinya punya efek lain, misal trauma, belum lagi timbul penyakit-penyakit hati lain seperti benci, sakit, tidak ikhlas, dan lain-lain. tambah lagi, hal tersebut tidak mengenakkan jika pihak yang lain tersebut adalah orang yang seharusnya sangat kita hormati.

caranya berdamai?
sharing.
harus ada keterbukaan, paling tidak dari satu pihak terlebih dahulu buat memulai berdamai.
memulai untuk terbuka, itu memang sangat sulit.
tapi harus tetap dicoba, walau halangan rintangan cobaan menghadang *keraa saktiiii *apaan sih
ya, harus tetep dicoba.

jangan dulu ke topik yang menyesakkan
dan memulai komunikasi n sharing memang tidak bisa dalam sekali duduk atau sekali obrolan,
pelan-pelan saja dilewatinya
biarkan pihak yang lain pun memulai keterbukaannya.
mendengarkan hal-hal yang menyangkut kisah dia tentang masa lalunya, atau curhatan dia yang ringan, bisa membuat kita semakin melebarkan pintu keterbukaan kita.
membuat kita berpikir, "kok masalah kita sama ya, malah lebih parah dia"

semakin kesini, kok deskripsiku kurang fokus yaa.
haha, sudahi sajalah.

intinya : belajar terbuka dengan sesuatu yang menyesakkan itu. berdamai dengan itu dengan cara yang simpel terlebih dahulu misal dengan curhat ke dia atau apa. orang itu jangan kita hindari tapi terus libatkan dia dalam hidupmu, yang positif-positif tapii .. :D dia kalau sudah merasa nyaman denganmu, dia pun bisa nangis di depanmu. dan akhirnya, bisa jadi kesimpulannya adalah bahwa masa lalumu yang menyesakkan itu tidak se menyesakkan masa lalunya orang itu.

kemudian,
elo + gue = damai :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar